Laman

Jumat, 06 Juli 2012

Puisi Untuk Sahabat 5

Sahabat, Kau jauh di Jogja dan aku di Jakarta Semoga kau baik-baik saja di sana Meski aku di sini menahan rindu sesakkan dada Yg selain engkau pastilah tiada obatnya Sahabat, 4 tahun lalu pernah ku nyatakan cinta Dan sampai kini rasa itu tetap ada Karena cintaku bukan terangkai oleh imajiku saja Melainkan cinta itu murni dari hati nyatanya Sahabat, Mungkinkah aku memilikimu sebagai belahan jiwa Bila tak mungkin katakan saja,**a Biar ku matikan ambisiku untuk memilikimu, Supaya Tuhan menjelaskan,bahwa kita tak mungkin bersatu Sahabat, Aku sangat mencintaimu Tapi aku rela mematikan rasaku Aku tak mau kita berpisah karena cinta dan ambisiku Sahabat,maafkan aku,tetaplah ada untukku

Puisi Untuk Sahabat 4

Aku tak bisa memberi cinta lebih dari biasa Aku juga tak bisa berimu hati seperti yang kau minta Namun ku bisa jadi seorang sahabat setia Yang memberimu kasih tanpa balas jasa Dalamnya cintamu ku simpan dalam hatiku Tulusnya perhatianmu ku rasakan dalam jiwaku Anganmu juga indah menggoda pikiranku Sekilas hampir ku terlena di bisik nafsuku Maafkan aku sahabatku Ku tak bermaksud melukaimu Satu yang ku pinta pada dirimu Tolong jaga janji kita yang terucap dulu Kaulah sahabat sejatiku

Puisi Untuk Sahabat 3

Maafkan… Kusadari yang kulakukan ini salah Telah membuatmu menjadi gerah Dan mengeluarkan semua amarah Aku tak sengaja melakukan ini Aku hanya ingin yang kubuat ini berarti Maafkan aku sahabat.. Aku hanya ingin dapat nilai yang bagus juga Seperti dirimu yang selalu dipuja Karena selalu mendapatkan nilai yang sempurna Maafkan aku sahabat… Maafkan telah mencontek kertas jawaban ulanganmu

Puisi Untuk Sahabat 2

Sahabatku.. Ku tahu hatimu memang ada namaku.. Ku tahu juga kau slalu ada buatku.. Di kala musim gugur kau menyeramiku.. Dikala musim semi kau menjaga indahku.. Sahabatku.. Aku menyayangimu lebih dari sebagai kekasihku.. Engkau yang arif nan bijak sangat kubutuhkan dalam hidupku.. Janganlah kau tinggalkan aku yang inginkan dirimu sebagai teman sejatiku.. Maafkan aku jika cintamu tak pantas untukku.. Karena kau terbaik dari baik yang ku kenal dari dulu.. Ku kan tetap ada buatmu, Walaupun Tuhan tak menjodohkanmu tuk menjadi pedampingku… Sahabatku.. Kau adalah hidupku.. Janganlah kau pergi dariku.. Ku menyayangimu lebih dari yang kau tahu…. Maafkan aku..sahabat..

Puisi Untuk Sahabat 1

Aku memang bukan sahabat yang sempurna Tak bisa selalu membalas semua jasa Tapi aku punya cinta Cinta seorang sahabat setia Aku tak berharap kau mengerti Aku tak minta kau pahami Tapi tolong dengar hati ini Bukankah selama ini kau tulus memberi? Maafkan aku sahabatku Aku tak bisa slu disampingmu Mendengar semua kisah hidupmu Menemani saat suka n dukamu Percayalah sahabatku Ini demi kebaikan kau n aku Kau punya dy akupun sama Tak mungkin bagi kita menodai arti sahabat setia Jika ku salah maafkan aku Jika ku jauh mengertilah akan jalanku Aku tetap sahabatmu Biar beribu masalah datang mengganggu

Puisi Untuk Ibu Tercinta 3

besar pengorbanan yg Engkau berikan tak satu’pun langkah’mu yg tak berarti di hidupku kau keluarkan semua tenaga’mu untuk melahirkan’ku meski semua yg terbaik telah ku berikan pada’mu itu semua tak akan bisa menggantikan semua secoret kata ini, kutuliskan betapa besar pengorbanan’mu untuk anak’mu kini aku bisa memahami, betapa berartinya diri’mu di dunia’ku tak mampu aku membalas semua pengorbanan’mu hanya menghormati dan memberi yg terbaik untuk’mu meski tak besar, aku terus berusaha untuk bisa membuat diri’mu tersenyum melihat anak’mu IBU terimakasih, kasih dan pengorbanan’mu akan terus aku ingat. Dentang nafasmu menyeruak hari hingga senja Tak ada lelah menggores diwajah ayumu Tak ada sesal kala semua harus kau lalui Langkah itu terus berjalan untuk kami Desah mimpimu berlari mengejar bintang Berharap kami menjadi mutiara terindahmu Dalam semua peran yang kau mainkan di bumi Ini peran terbaikmu Dalam lelah kau rangkai kata bijak untuk kami Mengurai senyum disetiap perjalanan kami Mendera doa disetiap detik nafas kami Ibu… kau berlian dihati kami Relung hatimu begitu indah Hingga kami tak sanggup menggapai dalamnya Derai air matamu menguntai sebuah harap Di setiap sholat malammu Ibu… Kami hanya ingin menjadi sebuah impian untukmu Membopong semua mimpimu dalam pundak kami Ibu… Jangan benci kami jika kami membuatmu menangis…

Puisi Untuk Ibu Tercinta 2

Ibu… adalah wanita yang telah melahirkanku merawatku membesarkanku mendidikku hingga diriku telah dewasa Ibu… adalah wanita yang selalu siaga tatkala aku dalam buaian tatkala kaki-kakiku belum kuat untuk berdiri tatkala perutku terasa lapar dan haus tatkala kuterbangun di waktu pagi, siang dan malam Ibu… adalah wanita yang penuh perhatian bila aku sakit bila aku terjatuh bila aku menangis bila aku kesepian Ibu… telah kupandang wajahmu diwaktu tidur terdapat sinar yang penuh dengan keridhoan terdapat sinar yang penuh dengan kesabaran terdapat sinar yang penuh dengan kasih dan sayang terdapat sinar kelelahan karena aku Aku yang selalu merepotkanmu aku yang selalu menyita perhatianmu aku yang telah menghabiskan air susumu aku yang selalu menyusahkanmu hingga muncul tangismu Ibu… engkau menangis karena aku engkau sedih karena aku engkau menderita karena aku engkau kurus karena aku engkau korbankan segalanya untuk aku Ibu… jasamu tiada terbalas jasamu tiada terbeli jasamu tiada akhir jasamu tiada tarajasamu terlukis indah di dalam surga Ibu… hanya do’a yang bisa kupersembahkan untukmu karena jasamu tiada terbalas Hanya tangisku sebagai saksiatas rasa cintaku padamu Ibu, I LOVE YOU SO MUCH

Puisi Untuk Ibu Tercinta 1

Ibu termulia, Jiwaku rela berkorban tuk bahagiamu. Kau tanggung derita demi derita saat mengandungku. Dua tahun lamanya kau tumbuhkan dagingku dengan air susu kesucian. Kau kokohkan tulangku dengan air susu ketabahan. Kau alirkan darahku dengan air susu kegigihan. Kau hidupkan harapanku dengan keteguhan imanmu Kau bangun masa depanku dengan untai doamu. Tuhan mengasihi setiap tetes airmatamu. Tuhan memberkati tiap keringat dari tubuhmu. Tuhan merahmati setiap jejak tapak kakimu. Tuhan mencatat kebaikan dalam tiap hembus nafasmu Ibu, Tidak pernah kau pedulikan nasib dirimu Kau jadikan tubuhmu benteng yang melindungi anakmu Kau jadikan tubuhmu benteng yang melindungi anakmu. Ibu.. T’lah kau berikan hidupmu padaku. Kini, mudah bagiku mempersembahkan nyawa untukmu Andai seluruh dunia berada dalam genggamanku Kan ku tumpahkan segala isinya dibawah tapak kakimu. Ingin ku tumpahkan air mataku. Dan bersimpuh di hadapanmu. Kurangkai kata maaf atas kekuranganku. Meski kuhidup berjuta tahun. Kulalui siang dan malam tuk berbakti padamu. Semua itu takkan mampu membayar setetes susu yang kau berikan padaku. I Love You Mom.

Puisi Untuk Ayah Tercinta 8

Hamparan rumput nan luas menghijau Pepohonan yang tumbuh rindang Sekawan burung terbang berkicau Dengan bebas melayang-layang Lihatlah embun dipagi hari Menyirami bunga-bunga Kau korbankan semuanya untuk kami Tanpa mengharap pamrih apa-apa Sungguh mulia jasa-jasamu Wahai engkau ayah kami Sungguh besar pengorbananmu Untuk kesejahteraan kami disini

Puisi Untuk Ayah Tercinta 7

Bila ada mentari menyapa dipagi hari Aku selalu teringat padanya Sosok yang rela korbankan waktunya untuk kami Kebahagiaan adalah harapan baginya Dia selalu mengajariku Mengerti tentang hidup, pahit dan manis Dia sosok yang sangat berarti bagiku Untuk masa depan kami Ayahku bukanlah apa-apa Tak ada yang istimewa darinya Dia hanyalah seorang ayah, Ayah yang selalu memberikan kenyamanan Bagi keluarganya

Puisi Untuk Ayah Tercinta 6

Engkaulah muara hidup kami Apapun akan engkau lakukan Untuk diriku disini Dan keluargamu tersayang Oh…Ayahku tersayang Dirimu sangat berarti bagiku Tak ada satupun orang Yang dapat menggantikanmu Ayah enkaulah penentu hidup kami Engkau rela korbankan jiwa ragamu Engkau yang selalu menghiasi hari Dengan kasih sayangmu

Puisi Untuk Ayah Tercinta 5

Oh… ayahku tersayang Kapan engkau pulang Kami selalu terkenang Senyummu yang cemerlang Oh… ayah pujaan hati Jangan kau pergi lagi Lihatlah kami disini Rindu setengah mati Bila papa bersandar Dada kami berdebar Ingin mendengar kabar Ayah pulang walau sebentar Kami tau kau lelah Berlayar mencari nafkah Sehingga kami pun tak marah Demi hari esok yang cerah

Puisi Untuk Ayah Tercinta 4

Masih ingatkah engkau Disaat mentari merah mewarnai awan Membawa membawa kesan dalam hatiku Yang penuh dengan kepalsuan Masih ingatkah engkau Disaat mentari mulai menepi Dihamparan rumput nan luas menhijau Tak sebanding dengan luka di hati Senja itu tak pernah ku lupa Disaat engkau buka tirai hatimu Janganlah kau biarkan matamu berkaca Tak sanggup ku menatap jatuh air mataku Ayah begitu besar pengorbananmu Berjuta rintangan kau lalui Rela korbankan waktumu Demi kami disini

Puisi Untuk Ayah Tercinta 3

Dikala mentari mulai menepi Selalu ada harapan dalam keyakinan Engkaulah sumber kehidupan kami Yang selalu memberikan perlindungan Dirimu bagai surya dipagi hari Yang tak pernah terlambat untuk bersinar Dirimu adalah naungan hidup kami Dan tempat kami untuk bersandar Senja itu tak pernah kulupa Disaat engkau peluk diriku Dengan sejuta kasihmu yang suci mulia Yang selalu memberi kesan dalam hidupku Sejuta rintangan yang menghalangi Panas mentari yang menyengat Engkau rela korbankan waktumu untuk kami Dan engkaulah pemberi semangatku hingga ku bertahan kini