Laman

Tampilkan postingan dengan label Wahabi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wahabi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 04 Juli 2012

Husein Bin Hamid Alattas Nyatakan Muawiyah Bukan Sahabat Nabi dalam Mubahalah


Bekasi 
Husein bin Hamid Alattas akui dirinya tidak menganggap Muawiyah RA sebagai sahabat Nabi SAW, ia juga mengakui Muawiyah RA boleh dihujat dan dikritik. Meskipun, dirinya menyatakan bermanhaj sebagai Ahlus Sunnah.
“Secara lughowy (bahasa) Muawiyah termasuk sahabat, tetapi secara syar’i Muawiyah tidak termasuk sahabat,” kata Husein Hamid Alattas di tengah acara dialog dan mubahalah antara ustadz Haidar Abdullah Bawazir dengan Husein bin Hamid Alattas di Radio Silaturahim, Jl. Masjid Silaturahim No. 36, Cibubur, Bekasi, Rabu (27/6).

Jumat, 15 Juni 2012

Syeikh Wahabi, Agen Zionis Berjubah (terjemahan)


Assalamu’alaikum wr wb
Karena banyaknya permintaan untuk terjemahan tulisan di bawah judul Syeikh Wahabi, Agen Zionis Berjubah maka Alhamdulillah saya punya kesempatan untuk menterjemahkannya dari bhs Inggris ke bhs Indonesia dan hasilnya (dengan segala keterbatasan saya) hari ini dapat saya upload. Mudah2an bisa membantu. Terimakasih.
wassalam
Administrator
Catatan Atas Fatwa Sesat al-Albani Tentang Palestina

Syeikh Muhammad Nasiruddin al-Albani, yang dianggap oleh mayoritas Salafi sebagai ulama terbesar mereka, telah mengeluarkan sebuah fatwa beberapa tahun yang lalu yakni bahwa semua kaum muslim di PalestinaLibanon Selatan, dan Dataran Tinggi Golan harus meninggalkan tanah/negeri mereka secara massal dan pergi ketempat lain. Alasan dia (dan dia tetap memegangnya) bahwa setiap Negeri Muslim yang diduduki/dijajah oleh orang Non-Muslim maka menjadi Negeri Non-Muslim. Oleh karenanya setiap Muslim dilarang tinggal/menetap disitu.

Saudi Wahabia Setia Sampai Mati Pada Zionis


Keluarga Saudi selama ini mengklaim diri mereka sebagai “Pelayan Haramain”, tetapi kenyataan yang benar adalah mereka budak zionis. Sejak awal Saudi Wahabia berkomplot mendukung dan rela zionis menduduki Palestina.
Sumpah setia mereka kepada zionis dinyatakan dalam sebuah dokumen yang ditandatangani sendiri oleh Ibnu Saud.
Dalam dokumen tersebut juga tersirat adanya kesepakatan sebelumnya bahwa Saudi Wahabia akan dijamin tetap berkuasa asal Palestina diberikan kepada kaum Zionis. Hal ini ditunjukkan oleh pernyataan Ibnu Saud: “I…..also believe that Britain does not leave its view even tip”, yang maksudnya kurang lebih “Saya juga meyakini bahwa Inggris tidak akan bergeser dari pandangannya walau seujung jari pun”.

Sabtu, 24 Maret 2012

Wahabi pro Zionis kembali mengacak-acak bumi Pertiwi kita Indonesia, mereka kembali berbuat anarkis dengan isu yang sangat sentral yaitu “Konflik Sunni dan Syi’ah


Logika Dasar Penangkal Syiah ? (Kitab sandaran Syi’ah selain Al-Qur’an Suci, dipastikan ulama Syi’ah belum tentu semua “Mutawatir”, artinya selain kitab Al-Qur’an,  kitab yang lain diperlukan “koreksi”…
.
di zaman bani Ummayah, dimimbar-mimbar Islam nama Ali bin Abi Tholib selama ±90 tahun “dilaknat” dimimbar-mimbar mesjid..

Jumat, 02 Maret 2012

Membongkar Kebohongan & Penyesatan Buku ”Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi”


Waspadai buku “SEJARAH BERDARAH SEKTE SALAFI WAHABI: Mereka Membunuh Semuanya Termasuk Para Ulama.” Buku yang diberi Kata Pengantar oleh Ketua PBNU, Prof KH Said Agil Siraj ini penuh dengan kesesatan, antara lain: menebar provokasi kebencian dan permusuhan sesama Muslim, mengajarkan rasisme, penuh kecurangan dan kebohongan, mempromosikan ajaran Syi’ah, memicu pertikaian besar sesama kaum Muslimin, terang-terangan mengajarkan prinsip-prinsip kesesatan, mengajarkan sikap kurang ajar kepada para Ulama, memakai metode intelijen untuk mengadu-domba umat Islam, dan mendukung serangan kaum Islamophobia terhadap dakwah.

Selasa, 28 Februari 2012

Ijtihad Abu Bakar?

Tindakan-tindakah khalifah Abu Bakar yang bertentangan dengan al-Qur’an dan Sunnah Nabi (Saw.) serta akal yang sejahtera melebihi 4 perkara sebagaimana dicatat oleh ulama Ahlus-Sunnah wa l-Jama’ah di dalam buku-buku mereka. Sekiranya mereka berbohong di dalam catatan mereka, maka merekalah yang berdosa dan dipertanggungjawabkan di 
hadapan Allah (swt). Dan sekiranya catatan mereka itu betul, kenapa kita menolaknya dan terus memusuhi Sunnah Nabi (Saw.) yang bertentangan dengan tindakan Abu Bakar? Berikut dikemukakan sebagian dari tindakan khalifah Abu Bakar :

Ijtihad Umar bin Khathab?

Sunnah-sunnah khalifah Umar yang bertentangan dengan al-Qur’an dan Sunnah Nabi (Saw.) serta akal yang sejahtera adalah melebihi 50 perkara sebagaimana dicatat oleh para ulama Ahlu s-Sunnah di dalam buku-buku mereka.Sekiranya mereka berbohong di dalam catatan mereka, maka merekalah yang berdosa dan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah (swt).Dan sekiranya catatan mereka itu betul, kenapa kita menolaknya dan terus memusuhi Sunnah Nabi (Saw.) yang bertentangan dengan sunnah Umar? Berikut dikemukakan sebagian daripada sunnah khalifah Umar tang bertentangan dengan al-Qur’an dan Sunnah Nabi (Saw.) serta akal yang sejahtera :

BEDAH BUKU : MENGAPA SAYA KELUAR DARI SYIAH..???

Oleh Candiki Repantu

Allahumma shalli 'ala muhammad wa aali muhammad

PENDAHULUAN

Perbedaan adalah rahmat Allah swt dan dinamika yang berkembang di dalam tradisi intelektual Islam dari zaman klasik hingga abad modern saat ini. Tapi terkadang perbedaan menjadi bencana di tangan manusia-manusia yang tidak bertanggungjawab. Padahal islam mengajarkan untuk menebarkan kedamaian baik dengan lisan maupun tulisan, dan tentu saja dengan tindakan. Bahkan Tuhan berpesan, "Janganlah kebencianmu pada suatu kaum membuat kamu berlaku tidak adil"...dan juga "janganlah kamu menghina suatu kaum karena boleh jadi mereka lebih baik dari kamu".

Sabtu, 25 Februari 2012

WAHABI MENYEBARKAN KEBOHONGAN AQIDAH ATAS NAMA IMAM ABU HANIFAH.


Dalam berbagai media, sering kita dapati beberapa tulisan yang mendiskriditkan faham2 yg selama ini telah di jalankan dan di Yakini oleh Mayoritas Kaum Muslimin dengan menuqil2 dan bahkan memalsukan Nama Imam Madzhab tanpa adanya penyelidikan lebih lanjut sesuai slogan yg sering di kumandangkan yaitu “Kembali kepada Al Quran dan Hadits yang Sahih sesuai Pemahaman salafussalih”.
Slogan itu seringkali hanya sebatas wacana kosong, jika saja kita tahu dan sedikit mengkoreksi Perkataan2 mereka yang hanya merupakan Doktrin gelap, tidak lebih apa yang mereka perjuangkan hanya sebatas keluar dari sikap fanatik buta dan Ghuluw kepada Ulama Faforit mereka saja.
Mereka sangat bersemangat untuk memporak porandakan tatanan yang sudah ada dengan dalih apapun yg di suka, Syirik, Khurofat, Bid’ah, Penyembah Kuburan, dll.

AQIDAH WAHHABI ‘ALLAH DUDUK’ = AQIDAH YAHUDI DAN NASRANI


Ketahuilah bahwa aqidah yg dibawa oleh Wahhabi adalah aqidah yang bersumberkan dari Yahudi dan Kristiani yang coba diserapkan dalam masyarakat islam demi memecahbelah umat islam dan bertujuan agar umat islam menjadi Yahudi dan Nasoro, kemudian bersenang-senanglah Iblis bersama mereka di neraka kelak!
Inilah Yahudi dengan kerjasama penuh dari Wahhabiyah dalam menyesatkan umat islam di tanah air kita ini :
- Akidah ” Allah Duduk” Adalah Akidah Yahudi
Dalam kitab Yahudi Safar Al-Muluk Al-Ishah 22 Nomor 19-20, Yahudi menyatakan akidah kufur di dalamnya :
قال فاسمع إذاً كلام الرب قد رأيت الرب جالسًا على كرسيه و كل جند السماء وقوف لديه عنيمينه و عن يساره
“Berkata : Dengarkanlah engkau kata-kata Tuhan,telah ku lihat Tuhan duduk di atas kursi dan ke semua tentera langit berdiri di sekitarnya kanan dan kiri” .

PENISBATAN NAMA ‘WAHABI’


Menurut kaum salafy-wahabi, penggunaan istilah Wahhabi dengan menisbatkan kepada Muhammad ibn Abdul Wahhab adalah tidak tepat. Mereka justru berdalih bahwasanya yang dimaksud dengan kaum wahhabi adalah kaum yang mengikuti Abdul Wahhab ibn Abdurrahman Rustum.
Pernyataan ini dapat ditemui di link ini http://muslim.or.id/manhaj/wahabisme-versus-terorisme.html
Perhatikan kalimat-kalimat ini:
“Sebenarnya, Wahabi merupakan firqah sempalan Ibadhiyah khawarij yang timbul pada abad kedua hijriyah (jauh sebelum masa Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab -ed), yaitu sebutan Wahabi nisbat kepada tokoh sentralnya Abdul Wahab bin Abdurrahman bin Rustum yang wafat tahun 211 H. Wahabi merupakan kelompok yang sangat ekstrim kepada ahli sunnah, sangat membenci syiah dan sangat jauh dari Islam.”
Baiklah, jika menurut mereka istilah “wahabi” itu diperuntukkan pengikut Abdul Wahhab ibn Abdurrahman ibn Rustum, maka hal ini akan sangat bertentangan dengan FAKTA DI LAPANGAN.

WAHABI MENYEBARKAN KEKACAUAN AQIDAH DENGAN MENGATAS NAMAKAN IMAM SYAFI’I


MEREKA MENYEBARKAN KEKACAUAN AQIDAH DENGAN MENGATASNAMAKAN IMAM SYAFI’I

Kembali kepada Alquran dan Hadits yang Sahih dengan pemahaman Salafussalih, dan jangan lupa yang sahih pula. Sebab jika mengambil sebuah Hadits saja hanya boleh yang sahih-sahih saja dan harus membuang hadits-hadits yang Dlo,if di tempat sampah, kenapa dalam mengambil perkataan ‘Ulama tidak begitu memperdulikan jalur periwayatan atau sanadnya, sehingga banyak sekali menyebar kekacauan Aqidah yang mengatasnamakan Imam Syafi,i, IMAM MALIK, Imam Ibnu Hanbal atau Imam Abu Khanifah?.

Ibnu Katsir Membungkam Wahhaby (I) : Tafsir ayat Mutasyabihat Yad (tangan)


Ibnu Katsir Membungkam Wahhaby (I)
TIK 4  COVER
- Ayat Mutaysabihat tentang Lafadz Tangan / yad (kata tunggal/ single)/ aidin (jamak/plural).
- Ahlusunnah Tidak Mengambil Makna Dhahir ayat mutasyabihat
I.  Wahhaby mengelirukan makna “tafsir”  dengan “ta’wil”
Ilmu- yang harus dimilki oleh orang yang ingin menjadi ahli tafsir alqur’an. Disamping harus mengusai 14 cabang ilmu lainnya seperti ilmu lughah, nahwu, saraf, balaghah, isytiqoqo, ilmu alma’ani, badi’, bayan, fiqh, aqidah, asbabunuzul, nasikh mansukh, ilmu qiraat, ilmu hadits, usul fiqah ( hukum-hukum furu’) dan ilmu mauhub ( fadhilah alqur’an, syaikh maulana zakariyya).
Kenapa perlu ilmu aqidah dalam hal ini tahu sifat-siafat Allah yang wajib, sifat yang mustahil dan sifat yang jaiz (boleh/harus) bagi Allah? Karena banyak ayat mutasyabihat yang tidak boleh mengambil makna dhahir (explisit) dari ayat itu, tapi menggunkan makna implisit dari lafadz tersebut. Jadi ta’wil adalah salah satu cara untuk mentafsir Al-qur’an.

Kamis, 09 Februari 2012

Ibnu Abd Wahab Mampir di Marriott


wahabism
Menguasai minyak dunia jadi motif utama kekuatan asing yang menunggangi gerakan Wahabi garis keras. Gerakan teror dikompensasi dengan derasnya kucuran dana.
Selasa (18/8) pagi, aparat Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri menangkap seorang warga negara Arab bernama Ali Muhammad. Pria bergamis itu ditangkap di Nagrek, Jawa Barat, bersama Solihat, seorang wanita yang mengaku sebagai penerjemah.
Ali sudah sejak sebulan terakhir ini tingggal di sebuah rumah kontrakan di gang sempit di Dusun Karoya, Kecamatan Cirendang, Kuningan, Jawa Barat. Di rumah petak tersebut, dia tinggal seorang diri. “Dia ke Indonesia katanya cuma mau lihat-lihat saja,” ujar Susi, pemilik rumah kontrakan, Sabtu (22 / 8).

Geliat Aliran Wahabi di Negeri Ahlus Sunnah


wahabism
Aliran Wahabi mewarnai Indonesia sejak dibawa oleh para jamaah haji awal abad 19. Generasi berikut dilakukan oleh para pelajar Indonesia di Timur Tengah.
GERAKAN Wahabi masuk ke Indonesia, menurut beberapa sejarawan, dimulai pada masa munculnya Gerakan Padri Sumatera Barat pada awal abad XIX. Beberapa tokoh Minangkabau yang tengah melaksanakan ibadah haji melihat kaum Wahabi menaklukkan Mekah dan Madinah yang pertama pada tahun 1803-1804.
“Mereka sangat terkesan dengan ajaran tauhid dan syariat Wahabiyah dan bertekat menerapkannya apabila mereka kembali ke Sumatera. Tiga di antara mereka adalah Haji Miskin, Haji Sumanik, dan Haji Piobang. Bersama-sama dengan Tuanku Nan Renceh, mereka memimpin Gerakan Padri,” ungkap oleh Habib Soleh Al Hadar, Rois Aam Barisan Pemuda Salafun assalihin Ahlussunnah Wal Jama’ah (Barda Salama) kepada Indonesia Monitor, Minggu (23 / 8).

Orang Orang Shalih Yang Dungu


wedus
Quito R. Motinggo
Rasulullah saww bersabda, “Kelak di akhir zaman akan muncul satu kaum dari kalangan muda dengan pikiran dangkal. Mereka mengatakan ucapan-ucapan yang paling baik, membaca al-Qur’an, namun al-Qur’an tidak masuk ke dalam kalbunya. Mereka keluar dari agama ini (Islam) bak melesatnya anak panah dari busurnya.” (Hadis Shahih Muslim)
Hadits di atas menjelaskan awal dari munculnya kelompok Khawarij, yaitu sekelompok orang yang semula adalah pengikut Imam Ali as, namun kemudian keluar (kharaja) dari kelompok Imam Ali, terutama setelah peristiwa arbitrase (tahkim) antara pasukan Imam Ali as dan Mu’awiyah.

Gerakan Salafi Wahabi – Dana Arab Saudi Mengalir Deras untuk Terorisme?


wahabi salafi5
Wawancara Dengan Habib Ali Hasan Bahar
Gerakan Wahabi di Indonesia dicurigai membawa misi untuk menghancurkan dan menguasai, baik teritori maupun ekonomi.
Di Indonesia tak hanya tanahnya yang subur, berbagai ideologi juga tumbuh subur, termasuk ideologi Wahabi. Apalagi gerakan Wahabi masuk dengan pola yang terorganisir rapi. Dana mereka juga cukup banyak. Simpati dari para pemilik dana itu mengalir sangat pesat dari Timur Tengah (Saudi).


Wahabi Salafi Abaikan Konsep Rahmatan Lil Alamin


syaithon
GERAKAN Wahabi pada awalnya merupakan gerakan permurnian (puritanisme) terhadap ajaran Islam yang mulai kehilangan elan vitalnya. Namun, pada titik tertentu, aktivis gerakan tersebut melakukan penyebaran ide dan gagasan baru tersebut dengan cara pemaksaan dan mengabaikan konsep Islamrahmatan lil alamin.
Hal itu diutarakan secara terpisah oleh pengamat Timur Tengah dari Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir,Hasibullah Satrawi dan pemerhati social keagaaman Faisal Djindan kepada Indonesia Monitor, Kamis (20/8).
Menurut Hasibullah Satrawi, Muhammad bin Abdul Wahab sebagai pendiri aliran Wahabi menyebarkan permikirannya dengan menggunakan tangan kekuasaan Raja Saudi. Makanya Wahabi menjadi ajaran yang begitu kuat dan mayoritas di Arab Saudi.
Gerakan Wahabi bisa berkembang pesat di Timur Tengah karena ditunjang dengan modal yang penuh karena melimpahnya minyak di sana. “Wahabi mempunyai motif kekuasaan. Jadi, slogan pemurnian yang dibawa Wahabi sangat politis, sekaligus ekonomis, dan bekerjasama dengan penguasa, sehingga slogan pemurnian ala Wahabi bercorak otoritarianistik,” ujar Satrawi.

Waspadalah! Wahabi Salafy Merencanakan Mengadu Domba Sunni Syiah


ayatullah makarim shirazi
SURAT TERBUKA AYATULLAH MAKARIM SYIRAZI KEPADA ULAMA WAHABI
Beberapa bulan yang lalu terjadi peristiwa yang sangat aneh dan langka di sebagian negara-negara Islam. Pada tanggal 16 Dzul Qa’dah 1427 H sebuah kelompok yang terdiri dari 38 ulama dan dosen menandatangani sebuah deklarasi. Ulama dan dosen Wahabi ini berasal dari universitas Ummul Qura dan universitas Malik Su’ud serta sebagian kecil dari sebagian wilayah Arab Saudi lainnya.
Deklarasi itu adalah fatwa untuk membunuh orang-orang Syi’ah Irak dan Syi’ah seluruh dunia! Mereka menuduh orang-orang Syi’ah adalah Rafidhi Safawi, sekutu Amerika dan pelindung Israel yang membunuhi orang-orang Ahli Sunah.