M. Norsatya Azmatkhan
Di era modern yang serba instan dan praktis ini, manusia kerap mencari jalan yang mudah dan sederhana untuk memahami dan melaksakan suatu ilmu dan pemikiran yang rumit. Berangkat dari pandangan ini dan dari keinginan meneladani Mulla Shadra saat beliau memberikan ‘nilai’ pemikiran filosofisnya dalam bingkai spiritualisme kaum arif dengan empat perjalanan rohani; Penulis secara khusus mengajak kepada diri penulis sendiri dan rekan-rekan di Mulla Shadra Society of Indonesia , serta secara umumnya kepada masyarakat luas, untuk secara sadar menerapkan empat perjalanan rohani / spiritualitas dalam berbagai sendi kehidupan kita, sebagai pemaknaan atas jalan kehidupan kita. Hal ini tidaklah harus berangkat secara ideal sempurna, seperti yang dilakukan oleh kaum sufi dan filsuf par excellence (Apabila dapat, amatlah baik), namun dengan segala keterbatasan kita, berangkat dari role model tersebut, kita bisa menerapkan secara sederhana pula dalam kehidupan kita sehari-hari. Pandangan tersebut, hendak penulis jelaskan sebagai berikut.
