Laman

Tampilkan postingan dengan label Rasulallah saw. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rasulallah saw. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 Juni 2012

SEJARAH SINGKAT NABI MUHAMMAD SAW


NABI MUHAMMAD SAW: MANUSA SEMPURNA

Bangsa Quraisy

Bangsa Quraisy dipandang sebagai salah satu bangsa yang dihormati dan disegani di antara bangsa-bangsa yang ada di semenanjung Arabia. Quraisy sendiri terbagi ke dalam berbagai suku. Bani Hasyim adalah salah satu suku terhormat di antara suku-suku yang ada. Qushai bin Kilab adalah nenek moyang mereka yang bertugas sebagai penjaga Ka’bah.

Selasa, 27 Maret 2012

Nabi Muhammad saw Syahid?



 Banyak dalil yang termaktub dalam kitab-kitab hadis dan sejarah, baik Syiah atau pun Sunni yang menegaskan ihwal kesyahidan Nabi Saw akibat diracun. Namun poin berikut ini juga harus diperhatikan bahwa apabila kesyahidan kita definisikan yang bermakna terbunuh di jalan Allah dan rasul sebagaimana yang bermdijelaskan dalam al-Qur’an, maka akan menjadi jelas bahwa kedudukan dan derajat pribadi Rasulullah Saw yang terbunuh di jalan ketaatan adalah kesyahidan, dimana derajat ini tentu akan lebih tinggi dari derajat dan kedudukan para syuhada. Meski insan Ilahi ini meninggalkan dunia ini dengan kematian wajar.

Menguburkan Jenazah Nabi saw.


Setelah kaum muslimin menyalati jenazah Nabi saw., Imam Ali as. menggali kuburan untuknya. Setelah itu, ia menguburkan jenazah sau-daranya itu.
Kekuatan Ali telah melemah. Ia berdiri di pinggiran kubur sembari menutupi kuburan itu dengan tanah dengan disertai linangan air mata. Ia mengeluh: “Sesungguhnya sabar itu indah, kecuali terhadapmu. Sesung-guhnya berkeluh-kesah itu buruk, kecuali atas dirimu. Sesungguhnya musibah atasmu sangat besar. Dan sesungguhnya sebelum dan sesudah-mu terdapat peristiwa besar.”[1]

Kamis, 17 November 2011

Sejarah Rasulullah Saw, Kelahiran


Kelahiran Muhammad
Bangsa Arab di zaman dahulu memiliki kebiasaan menjadikan kejadian besar yang ada sebagai patokan penanggalan. Peristiwa penyerangan pasukan Gajah pimpinan Abrahah yang berniat menghancurkan Kabah di kota Mekah, dianggap sebagai sebuah peristiwa besar yang layak dijadikan patokan penanggalan. Di tahun pertama penanggalan Gajah ini, di kota Mekah dan di tengah keluarga Abdul Mutthalib, lahir seorang bayi yang kelak akan mengubah perjalanan sejalah manusia. Dialah Muhammad putra Abdullah bin Abdul Mutthalib.

Bi’tsah, Hari Kemenangan Cahaya


Iqra' atau bacalah! Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah. Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam.

Itu tadi adalah ayat-ayat yang dibacakan kepada Nabi Besar Muhammad Saw yang tidak dapat membaca dan menulis. Dengan suara gemetar, Rasulullah Saw berkata, "Saya membaca?! Bagaimana saya membaca? Saya tidak dapat membaca..."

Sejarah Rasulullah Saw, Masa Muda dan Risalah Ilahiyah


Masa Muda Al-Amin dan Risalah Ilahiyah

Sejak kanak-kanak hingga menginjak usia dewasa, Muhammad dikenal oleh masyarakat sebagai seorang yang memiliki kepribadian agung, jujur, penyantun, gemar menolong mereka yang memerlukan dan berhati besar. Ketinggian akhlak beliau membuat kagum bangsa Arab khususnya suku Quresy di Mekah. Berbeda dengan para pemuda dan masyarakat di zaman itu, Muhammad tidak tertarik kepada kehidupan yang hanya mengejar kesenangan duniawi.

Jumat, 22 April 2011

Persatuan Hadiah Besar Rasulullah Kepada Manusia


Persatuan Hadiah Besar Rasulullah Kepada Manusia
Boleh dikata, keberhasilan paling penting Rasulullah Saw adalah menciptakan sebuah masyarakat berdasarkan persatuan dan kasih sayang. Persatuan adalah esensi keberadaan. Demi menciptakan persatuan di lingkungan masyarakat, Nabi mengajak masyarakat Islam untuk tetap berpegang teguh kepada tali Allah yang kokoh. Nabi menyebut kekuatan bangsa-bangsa terletak pada persatuan dan rasa solidaritas antarsesama. Umat Islam yang berpegang teguh dengan nasihat Nabi Saw, selama beberapa abad menjadi pelopor di bidang keilmuwan, peradaban dan kemajuan. Dengan munculnya Islam, pribadi agung Nabi Muhammad Saw menjadi titik pertemuan emosi masyarakat dan pusat masyarakat Islam. 



Selasa, 19 April 2011

Memendam Rindu kepada Rasulullah SAW

oleh Ahsa Albanduni

karya JALALUDDIN RAKHMAT
 Cinta merupakan topik yang tiada habis-habisnya diperbincangkan. Karena yang satu ini merupakan fitrah manusia dalam membina hubngan dengan sesamanya selain membuahkan kelanjutan dari apa yang namanya peradaban. Dengan cinta pula, seseorang akan terwarnai segala tingkah laku serta tutur katanya. Lebih-lebih apabila yang menjadi tumpuan cinta adalah diri Rasulullah SAW.


Kamis, 07 April 2011

Maqtal Rasulallah saw


MAQTAL
RASULALLAH    MUHAMMAD SAWW


BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIIMA.

Setelah rasulallah diangkat menjadi Rasul
Beliau terus memperjuangkan dakwah yang dipikul
Walau tantangan datang susul menyusul
Beliau hadapi dengan tegar, karna itu konsekwensi sebagai Rasul

kEUTAMAAN SHALAWAT


«KEUTAMAAN SHALAWAT» -------- 1 -------
Nabi Saaw bersabda :

= "Pada malam Mi'raj ketika aku naik ke langit,aku melihat satu Malaikat Allah yang bertangan seribu,pada tiap tangannya terdapat seribu jari & ia sedang menghitung sesuatu ditangannya..aku bertanya kpd Jibril siapakah malaikat itu & apa yg sedang dihitungnya,lalu Jibril pun menjawab bhw Malaikat itu telah diperintahkan oleh Allah utk menghitung tiap tetes air hujan hingga diketahui berapa tetes telah jatuh ke bumi.

Nabi Muhammad saw Dalam Agama Lain

Ada anggapan di sebagian non-Muslim bahwa Muhammad saw hanyalah seorang nabi yang diutus untuk bangsa Arab saja. Sebagaimana Yesus (Isa as) yang diutus untuk Bani Israil, maka demikian juga Nabi Muhammad diutus hanya untuk bangsa Arab. Pendapat lainnya menilai bahwa Muhammad bukanlah seorang nabi melainkan orang yang melangkah di jalan kenabian. Pandangan ini diyakini oleh Timothy dari Gereja Nestorian, seperti yang diungkapkan Alwi Shahab dalam pengantar buku Muhammad & Isa (Mizan: 1999). Timothy menyebutnya sebagai seorang yang berjalan di tapak para nabi—walau tidak secara khusus mengakui Muhammad saw sebagai nabi.


Sabtu, 02 April 2011

Rasulullah Saaw; Manusia Sempurna

NABI MUHAMMAD SAW, MANUSIA SEMPURNA, Bangsa Quraisy
dipandang sebagai salah satu bangsa yang dihormati dan disegani di antara bangsa-bangsa yang ada di semenanjung Arabia. Quraisy sendiri terbagi ke dalam berbagai suku. Bani Hasyim adalah salah satu suku terhormat di antara suku-suku yang ada. Qushai bin Kilab adalah nenek moyang mereka yang bertugas sebagai penjaga Ka’bah.


Kamis, 31 Maret 2011

Nabi Muhammad saw Dalam Agama Lain

Ada anggapan di sebagian non-Muslim bahwa Muhammad saw hanyalah seorang nabi yang diutus untuk bangsa Arab saja. Sebagaimana Yesus (Isa as) yang diutus untuk Bani Israil, maka demikian juga Nabi Muhammad diutus hanya untuk bangsa Arab. Pendapat lainnya menilai bahwa Muhammad bukanlah seorang nabi melainkan orang yang melangkah di jalan kenabian. Pandangan ini diyakini oleh Timothy dari Gereja Nestorian, seperti yang diungkapkan Alwi Shahab dalam pengantar buku Muhammad & Isa (Mizan: 1999). Timothy menyebutnya sebagai seorang yang berjalan di tapak para nabi—walau tidak secara khusus mengakui Muhammad saw sebagai nabi.


Sayyidah Khadijah Al Kubra As











 









































Introduction

Khadija, the first wife of Muhammed Mustafa, the Messenger of Allah, (may Allah bless him and his Ahlel-Bayt), and the first Believer, evokes a most extraordinary personality. She played a stellar role in the history of nascent Islam. She was, with Abu Talib, one of the two greatest benefactors of Islam and the Muslims. At a time when Islam was under unremitting predation pressure; and was, for three years, in a state of unrelenting siege, she bailed it out, by her incredible sacrifices. Her constancy, her tenacity, her vision, and her indomitable faith in Allah, and in the mission of Muhammed Mustafa - His Last and the Greatest Messenger - were the sine qua non as the underpinnings of Islam during the first ten years of its existence.