Laman

Jumat, 06 Juli 2012

Puisi Untuk Ayah Tercinta 2

Mungkinkah angin kan berhenti Hempasan demi hempasan Membawa sejuta luka dihati Yang penuh dengan kepalsuan Kesucian kini telah hilang Terbawah oleh arus kehidupan Hampa tanpa belaian kasih saying Kenyataan ini begitu memiluhkan Ketika kuingat dia Sosok seorang ayah Yang mempunyai kekayaan jiwa Dan budi pekerti yang indah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar